HUKUM PUASA - Membatalkan Dan Tidak Membatalkan Saat Puasa Sunnah wajib
Hukum Puasa - Hal yang membatalkan puasa dan tidak membatalkan puasa sunnah/wajib Ramadhan.
Banyak sekali hal yang menjadi pertanyaan saat kita menjalankan ibadah puasa, khususnya mengenai apa saja yang dapat membatalkan puasa kita.
Hal ini adalah wajar karena kita ingin mencapai kesempurnaan dalam menjalankan ibadah, khususnya ibadah puasa sunnah maupun wajib (Ramadan).
Semoga tulisan berikut menambah wawasan kita dan tetap semangat dalam menggapai ridho-Nya. Amin. Jangan lupa membaca bagaimana hukum menangis saat berpuasa ramadhan
Pertanyaan
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Ustadz, saya mau tanya apakah suntik obat atau suntik vitamin dapat membatalkan puasa? Mohon sekali jawabanya, terima kasih
Wassalam,
Hamba Allah
Jawaban
Wa‘alaikum Salam Wr. Wb.
Hukum suntik secara umum tidak membatalkan puasa, karena suntik adalah memasukkan sesuatu ke tubuh tidak melalui lobang yang biasa dan yang disuntikkan tersebut tidak masuk ke perut. Tapi, ada perbedaan pendapat tentang suntikan yang bisa menyegarkan tubuh, seperti suntik vitamin. Ada pendapat yang membatalkan puasa, ada pula yang tidak.
Pendapat yang mengatakan hal tersebut dapat membatalkan puasa beralasan karena suntikan yang menyegarkan akan menghilangkan makna/tujuan dari puasa. Bagi Anda yang ingin melakukan suntik vitamin, jika memungkinkan sebaiknya dilakukan pada saat tidak berpuasa (pada malam hari atau ketika sahur) untuk menghindarkan diri dari perbedaan pendapat ini dan sebagai sikap kehati-hatian.
Wassalam,
Habiburrahim, Lc
Sumber: republika.co.id
puasa, hukum puasa, puasa sunnah, puasa wajib, hukum puasa ramadhan, hal-hal yang membatalkan puasa